Mantan Pemain Valencia Ini Sebut Shaun Evans Wasit Yang Tidak Punya Level

Mantan Pemain Valencia Ini Sebut Shaun Evans Wasit Yang Tidak Punya Level

Halo sahabat Ucers jumpa lagi sama dini_sport Chanel Olahraga terpercaya, sebelum baca artikelnya jangan lupa follow/ikuti akun mimin yah supaya berita seputar olahraga kamu terus update.


Publik sepakbola indonesia benar benar di buat jengkel dengan keputusan Wasit Shaun Evans, bagaimana tidak beberapa keputusan kontroversial pun dibuat olehnya.

Alhasil Timnas Indonesia U-23 kalah dalam adu penalti dari Uni Emirat Arab (UEA) pada babak 16 besar Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti,

Dalam pertandingan itu Indonesia sempat memaksa laga dilanjutkan hingga babak tambahan waktu berkat gol Stefano Lilipaly menyamakan skor pada tiga menit tambahan waktu babak kedua setelah sempat tertinggal 1-2.

Laga dilanjutkan dengan adu penalti, namun Indonesia kalah 3-4 dari UEA.


David dan Saddil Ramdani menjadi eksekutor penalti yang gagal melesakkan bola ke gawang UEA. Sedangkan satu-satunya pemain tim lawan yang gagal mencetak gol adalah Abdul Ghanim Alalawi.

Milla kesal dengan kepemimpinan Evans pada laga itu yang dinilainya buruk. Evans memberi UEA dua tendangan penalti. "Kami kesulitan. UEA sudah bermain yang terbaik.

Dan pemain UEA yang paling baik itu adalah wasit." ketusnya usai laga.

Menurut pelatih yang pernah berseragam Valencia itu, seharusnya UEA bermain dengan 10 pemain.

Dia menegaskan wasit seperti Evans tak pantas memimpin turnamen sepak bola sekelas Asian Games.

"Seharusnya UEA bermain dengan 10 pemain, karena ada sebuah pelanggaran yang saya lihat sangat jelas.


Buat saya, wasit hari ini tidak punya level untuk memimpin pertandingan hari ini. Mungkin punya level, tapi tidak punya hati." tegasnya.

Dia pun menganggap wasit Shaun Evans tidak layak memimpin pertandingan untuk laga selanjutnya di Asian Games.

Milla mengaku sedih dan terbawa emosi melihat perjuangan anak asuhnya yang luar biasa.


Sumber




Contact Us

Name

Email *

Message *

Categories

Powered by Blogger.

Arsip Blog