Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, bilang, “Saya akan melakukan hal berbeda, jika saya bisa membelanjakan uang sebanyak itu.”
Namun sejak musim panas 2018 ini, Liverpool melakukan hal yang sama, yaitu membelanjakan uang dalam jumlah besar untuk membeli sejumlah pemain bintang.
Seperti membeli bek tengah Virgil van Djik dari Southampton dengan bayaran transfer 75 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,41 triliun yang merupakan rekor dunia transfer bek.
Gelandang Naby Keita 54 juta pound dan Fabinho 45 juta pound, Liverpool sekarang mencetak rekor dunia transfer kiper dengan merekrut Alisson Becker dari AS Roma senilai 66,8 juta pound (sekitar Rp 1,26 triliun).
Liverpool sekarang sudah berubah. Mereka berani menghabiskan banyak uang untuk memboyong para pemain yang diyakini bisa menghasilkan prestasi.
Berbeda dengan Menejer-menejer sebelumnya sangat berhati-hati dalam membelanjakan pemain hal itupun membuat Liverpool semakin terpuruk.
Pemicunya adalah keberhasilan pasukan Jurgen Klopp ini menembus babak final Liga Champions musim lalu.
Kekuatan, ketenangan, dan kepemimpinan Van Djik di jantung pertahanan memberikan kepercayaan diri yang besar buat rekan-rekannya terutama untuk trio lini depan The Reds ini, yaitu Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane.
Dulu pada masa kepelatihan Brendan Rodgers, mereka melepas Luis Suarez ke Barcelona. Kemudian, Klopp juga menjual Philippe Coutinho senilai 142 juta pound ke Barca.
Liverpool kini berubah dan mengambil prinsip bahwa untuk berkompetisi dengan lawan terbaik, anda juga harus membeli sejumlah pemain terbaik.
Liverpool sudah menghabiskan 250 juta pound dalam bursa transfer pada beberapa tahun terakhir ini.
Kini Skuat Liverpool Di bawah mistar ada Alisson. Di depannya ada duat poros halang, yaitu Van Dijk dan bek finalis Piala Dunia 2018 dari Kroasia, Dejan Lovren.
Di tengah ada darah baru, Keita, selain pemain Inggris di seminal Piala Dunia 2018, Jordan Henderson.
Adapun di depan ada Salah, Firmino, dan Sane yang produktif di Liga Champions musim lalu.
Sumber


