dalam duel sengit itu, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla tak memasukkan Evan Dimas dalam starting line up. Sepanjang 90 menit, pemain Selangor FA itu hanya duduk di bangku cadangan.
Usai hasil mengecewakan itu, Evan Dimas akhirnya angkat bicara. Menurut Evan, rekan-rekannya hanya kurang beruntung, karena sudah berjuang keras demi bangsa.
Timnas U-23 sendiri kebobolan lebih dulu setelah Oday Dabbagh menjebol gawang tuan rumah via tembakan jarak dekat. Ia berhasil menyambar bola rebound setelah eksekusi penalti Mohamed Darwish ditepis kiper Timnas U-23, Andritany Ardhiyasa.
Skor kemudian mampu disamakan lewat aksi winger Timnas U-23, Irfan Jaya. Pemain asal Persebaya Surabaya itu melakukan aksi cerdik saat membongkar pertahanan Palestina. Ia menembak dari jarak dekat dengan bola mendatar pada menit ke-23.
Sayang, kelengahan pertahanan membuat gawang Andritany Ardhiyasa kembali bobol setelah Mohamed Darwish lolos dari pengawalan. Ia menyambut umpan panjang Mahmoud Abuwarda pada menit ke-50.
Tertinggal, Timnas U-23 terus menggempur pertahanan Palestina untuk menyamakan kedudukan. Tetapi, sejumlah peluang yang didapatkan Stefano Lilipaly dkk. tak berbuah gol. Tim Garuda Muda kalah tipis 1-2.
"Saya sangat mengapresiasi perjuangan teman-teman di lapangan. Saya melihat mereka terus memberikan perlawanan dan tidak mau mengalah dari Palestina. Mungkin kami belum beruntung saja dalam pertandingan ini," ungkap mantan kapten Timnas Indonesia U-19 ini. (*)
Sumber


