Timnas Indonesia U-23 harus menerima kekalahan menyakitkan 3-4 dari UEA lewat drama adu penalti.Mantan pemain Barcelona itu bahkan secara terbuka menyindir wasit asal Australia, Shaun Evans.
Milla kesal dengan kepemimpinan Evans yang dinilainya sangat buruk. Wasit memberi UEA hadiah penalti kontroversial saat melawan Timnas U-23.
"Kami kesulitan. UEA sudah bermain yang terbaik. Dan pemain UEA yang paling baik itu adalah wasit.
Seharusnya UEA bermain dengan 10 pemain, karena ada sebuah pelanggaran yang saya lihat sangat jelas," sindir pelatih asal Spanyol itu.
Tak hanya itu, Milla dengan tegas juga menyebut wasit seperti Evans tak pantas memimpin turnamen sepakbola sekelas Asian Games.
"Buat saya, wasit hari ini tidak punya level untuk memimpin pertandingan hari ini. Mungkin punya level, tapi tidak punya hati. Saya rasa dia tidak layak untuk jadi wasit di pertandingan Asian Games selanjutnya," pungkasnya.
Dengan mata berkaca-kaca, Milla tak bisa membayangkan perasaan anak asuhnya yang sedih dan kecewa. Sebab kerja keras pemainnya harus dinodai oleh wasit kontroversial.
"Saya pikir para pemain saya tidak pantas tereliminasi. Terima kasih untuk penonton yang sudah datang. Tim ini sudah berbuat yang terbaik," pungkas Milla.
Sumber


