Di pertandingan yang alot antara Uruguay vs Portugal, Edison Cavani muncul sebagai pembeda dengan mencetak dua gol kemenangan Uruguay dan hanya dibalas satu gol oleh Pepe seperti yang dilansir metro.co.uk (01/07/18).
Berbagai pertanyaan pun muncul dibenak para pendukung Portugal, sebenarnya apa yang salah dari permainan Portugal saat itu?
Formasi Portugal kali ini terbilang cukup aneh, dimana mereka mengususng pola 4-4-2 dengan mengandalkan Cristiano Ronaldo di lini serang bersama Goncalo Guedes.
Ini sangat aneh, karena posisi menyerang merupakan hal baru bagi Guedes yang sebelumnya beroperasi sebagai pemain sayap.
Tidak bermain dengan tandem yang hebat, membuat Ronaldo marah dan ingi jadi pelatih saja.
Yupps! jiwa kepemimpinan Ronaldo memang terbukti luar biasa kala berhasil mengantarkan Portugal menjuarai Euro 2016 lalu.
Sumber

