Putra Legenda Klub asal Surabaya Ini Berpeluang Dikontrak Klub Portugal, Sporting Braga

Putra Legenda Klub asal Surabaya Ini Berpeluang Dikontrak Klub Portugal, Sporting Braga

Kakak-beradik itu, kini bermain untuk tim Singapore Premier League, Young Lions, disebut bisa bersaing dengan lebih dari 50 pemain dari berbagai negara.


Mereka menjalani trial dengan klub papan atas Portugal, Sporting Club (SC) Braga dan kabar soal masa depan para pemain ini diumumkan akhir bulan ini.

Ini akan menjadi kesempatan Irfan, yang dipanggil kembali untuk menjalani trial kedua setelah tampil mengesankan selama dua minggu di klub ini bulan lalu.

Mengenang pengalamannya, Irfan mengatakan: ”Tim (SC Braga) ini cukup besar dan ada banyak pemain dengan banyak rotasi antara tim pertama, tim B, dan tim cadangan.”

”Suatu hari, Anda bisa menjadi anggota tim pertama. Tetapi suatu hari, Anda bisa menjadi bagian tim cadangan, jadi begitulah penampilan Anda dan ketika Anda bagus, Anda hanya naik,” tutur Irfan.

Untuk mempersiapkan tes yang akan datang, bek setinggi 1,89 meter juga melakoni latihan selama seminggu di markas Leeds United bulan lalu.

Dia telah melakukan latihan beban ekstra di gym untuk memperkuat lebih jauh.

Ikhsan, yang tidak bepergian dengan saudaranya bulan lalu karena cedera pergelangan kaki, akan berharap untuk kembali ke kebugaran penuh sebelum dia terbang.


Semua tanda menunjukkan kemajuan yang baik,apalagi Iksan mencetak dua gol dalam empat penampilan sejak ia kembali dari cedera.

”Saya pikir saya siap dan saya senang," tutur Iksan.

Impian dua saudara main di Eropa ini dimulai dengan menjelajah di seluruh Benua Biru dalam beberapa tahun terakhir.

Mereka menjalani trial dan tugas pelatihan di raksasa Eropa seperti Arsenal, Chelsea, AC Milan, dan Valencia.

Irfan, yang akan berusia 21 pada Senin (13/8/2018), umur yang sama dengan ayahnya, Fandi Ahmad ketika bergabung dengan klub Belanda, FC Groningen pada tahun 1983, optimistis.Fandi meninggalkan klub asal Surabaya, Niac Mitra pada 1982 untuk ke Belanda.

”Ini adalah percobaan yang baik. Para pelatih mengatakan saya memiliki kemampuan udara yang baik,” tuturnya.

“Saya baik dalam melakukan passing dan memiliki kecepatan sehingga mereka benar-benar menyukai saya.”

Irfan pun mengatakan, dia siap melakukan dengan baik pada trial ini untuk mendapatkan kontrak.

”Portugal adalah negara yang bagus dengan pemain-pemain bagus dan itu tempat yang bagus untuk maju sebagai pesepak bola," ujarnya.

Selain dua bersaudara ini, pemain tengah timnas U-23 Singapura, Saifullah Akbar juga berangkat ke Eropa pada Selasa (7/8/2018).

Dia menjalani uji coba dengan tim cadangan dari klub divisi dua Liga Spanyol, CD Tenerife.





Contact Us

Name

Email *

Message *

Categories

Powered by Blogger.

Arsip Blog