pemain Ini Biang Kerok" Kegagalan Timnas Indonesia

pemain Ini Biang Kerok" Kegagalan Timnas Indonesia

Febri Hariyadi memang mendapat banyak sekali kritik soal performa ia selama Asian Games lantaran karena dia hanya sanggup mengemas satu assist dan banyak melakukan kesalahan soal melakukan umpan hingga operan.


Walau demikian ternyata Febri sanggup membantu Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak berikutnya, bahkan Pelatih Hongkong dan Palestina pun sepakat bahwa sosok Febri sangat berperan penting dalam kesuksesan Indonesia dan bermain menyulitkan langkah Timnas Palestina dan Hongkong.

Hal ini juga ternyata mendapat respon dari Luis Milla yang menyatakan soal banyaknya kesalahan Febri sepanjang laga, bahkan Milla juga mengatakan bahwa performa Febri memang kurang memuaskan namun Milla meminta kepada Febri untuk bermain sedikit tenang ketika bermain.

Namun, kritik lebih pedas datang dari mulut Anjas Asmara di mana dia berucap bahwa Febri dia bermain tidak karuan dan dia bermain seperti orang mabukMenakar dari pernyataan Anjas Asmara ini apakah dia mungkin lupa.

Sebenarnya dia lebih parah dari seorang Febri Hariyadi ketika itu, sebab sang pemain pernah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke babak berikutnya sekaligus dia menjadi biang kerok kegagalan Indonesia.

Dalam keinginan Indonesia menembus Olimpiade 1976 sayangnya mereka kalah oleh Korea Utara ketika itu, dan Anjas Asmara termasuk dalam pemain pilihan sang pelatih Wiel ketika itu dalam drama adu tendangan penalti.


Lima penendang pertama Indonesia adalah kapten Iswadi Idris, Junaedi Abdillah, Waskito, Oyong Liza, dan Anjas Asmara akan tetapi sayangnya ketika skor 3-2 untuk Indonesia Anjas Asmara gagal mengeksekusi tendangan penaltinya sehingga Korea Utara sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 sebelum pada akhirnya skor berbalik untuk kemenangan Korea Utara.


Sumber




Contact Us

Name

Email *

Message *

Categories

Powered by Blogger.

Arsip Blog