Milla memang ditargetkan oleh PSSI membawa Garuda Muda finis di semifinal.
Namun apa daya, permainan yang bagus dari Indonesia harus takluk oleh kepemimpinan wasit yang buruk saat jumpa UEA.Jelas hal itu membuat Milla di ujung tanduk.
Pada sesi konferensi pers usai pertandingan, ada aroma dan hawa sedih di dalam ruangan.
"Dalam sepak bola, saya mencari kepuasan. Tapi ini memang kejam, buat saya mungkin tidak, tapi pemain kasihan.
Mereka sudah semangat dan bermain dengan hatinya, persiapan sudah 1,5 tahun tapi keluar dengan cara ini, sungguh ini kejam buat pemain," ungkap Luis Milla usai laga.
Ketika ditanya soal masa depannya, Luis Milla tak bisa berkata-kata. Dalam sesi tanya jawab berakhir, dia seperti memberi isyarat yang membuat wartawan Indonesia terharu.
"Saya tak bisa berkata-kata, saya cuma mau bilang terima kasih. Terima kasih buat semuanya teman-teman yang sudah mengkritik saya dan mendukung saya, terima kasih, terima kasih, terima kasih," tandas Milla.
Sumber

