Atletico berhasil menjadi juara Piala Super Eropa setelah mengalahkan Madrid dengan skor 4-2 di A Le Coq Arena, Estonia, Kamis (16/8/2018) dinihari WIB.
Atletico unggul duluan lewat Diego
Costa sebelum disamakan Karim Benzema.Penalti Sergio Ramos sempat membawa Madrid balik memimpin sebelum disamakan Costa lagi. Skor di waktu normal jadi imbang 2-2.
Pada babak perpanjangan waktu, Atletico tampil luar biasa untuk mencetak dua gol tambahan, masing-masing dari Saul Niguez dan Koke.
“Sepak bola itu seperti ini. Tim yang menang adalah mereka yang sedikit membuat kesalahan.
Malam ini kami membuat kesalahan dan kami akan mencoba untuk tidak mengulanginya lagi karena hal tersebut telah merugikan kami dalam final,” kata Marcelo di situs resmi klub.
Mereka sedikit membuat kesalahan dan layak untuk menang. Itu merupakan kesalahan-kesalahan akibat kurang banyak berlatih. Banyak pemain yang baru bergabung setelah Piala Dunia, tetapi itu bukan alasan.”
“Kami bermain baik dan mendapat penguasaan bola. Itu sulit menerima gol cepat dan kami membuat kesalahan dalam dua kesempatan dimana itu hal yang tidak sering kami lakukan.
Itu alasan mereka membuat gol penyeimbang. Di extra time, kami mencoba, tetapi kelelahan sedikit mengendurkan kami,” Marcelo menambahkan.
Kemenangan ini membuat Atletico meraih trofi Piala Super Eropa ketiganya setelah 2010 dan 2012. Sementara untuk Madrid, ini jadi debut tak menyenangkan Lopetegui di laga resmi.
Sumber

