Para pemain potensial tersebut sering digadang-gadang akan menjadi pemain superstar di masa mendatang. Dan salah seorang pemain muda tersebut adalah Hachim Mastour.
Hachim Mastour adalah salah seorang pemain muda internasional Maroko yang sempat menarik perhatian banyak klub top di Eropa saat ia masih berusia 14 tahun.
Akan tetapi kini pemain berusia 20 tahun tersebut sepi peminat. Sudah lebih dari sebulan pemain ini berstatus tanpa klub usai resmi dilepas AC Milan pada 01 Juli 2018 lalu seperti yang dilansir dari transfermarkt.com (12/08/2018).
Padahal saat usia muda di tahun 2012, deretan klub sekelas Real Madrid, Barcelona, Manchester City, Inter Milan dan AC Milan bersaing untuk mendapatkan pemain ini.
Sehingga AC Milan sukses merekrutnya pada tahun 2012 dari klub amatir Italia bernama Reggio Audace Giovanili dengan biaya transfer 2,10 juta euro pada 01 Juli 2012.
Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Hachim Mastour seperti tidak mengalami perkembangan. Ia sempat dipinjamkan AC Milan ke berbagai klub seperti Málaga CF (2015-2016), PEC Zwolle (2016-2017).
Kompetisi La Liga Spanyol dan Eredivisie Belanda diharapkan bisa mengembangkan bakat pemain ini daripada hanya sebagai pemain cadangan di AC Milan.
Akan tetapi perkembangan Hachim Mastour tidak seperti yang diharapkan jajaran pelatih AC Milan sehingga ia dilepas saat kontraknya bersama AC Milan berakhir pada 30 Juni 2018 lalu.
Selama bergabung di AC Milan, Hachim Mastour tidak pernah membela skuad utama AC Milan di kompetisi manapun.
Ia hanya tampil di 13 laga Milan Primavera atau tim muda AC Milan dan mencetak 1 gol.
Saat ia dipinjamkan ke Malaga, pemain ini hanya tampil dalam 1 laga saja.
Begitu juga saat ia dipinjamkan ke klub Belanda yaitu PEC Zwolle, ia hanya tampil di 6 laga tim utama senior PEC Zwolle dan diturunkan ke tim PEC Zwolle U21 dalam 9 laga.
AC Milan, Malaga CF dan PEC Zwolle telah menyerah dalam mengembangkan pemain ini. Oleh karena itu, klub lain juga enggan merekrut Hachim Mastour sehingga wajar saja ia berstatus tanpa klub hingga saat ini.
Mungkin, ia harus menurunkan levelnya di kompetisi sepakbola Eropa saat ini. Bergabung dengan Serie B, La Liga 2, Ligue 2 atau Liga Championship Inggris adalah keputusan bijak untuk kondisinya saat ini.
Bagaimana menurut anda sobat? Silahkan sampaikan pendapat anda di kolom komentar yang tersedia secara sopan dan bijaksana.
Dan jangan lupa klik tombol "IKUTI" untuk mendapatkan artikel olahraga menarik lainnya setiap hari. Sampai jumpa diartikel selanjutnya. BiVi Sport.
Sumber


