Meski sang winger Swiss punya talenta untuk sukses di Anfield, namun kans gagalnya juga tetap ada.
Opini itu dikeluarkan salah satu mantan kapten Liverpool, Phil Thompson, yang menanti kejutan apa yang bisa dibawa oleh Shaqiri.
Ia menyebut jika mantan pemain Stoke City itu bisa memilih dua karier berbeda yang dimiliki oleh Mario Balotelli atau Sadio Mane
Balotelli yang digaet Liverpool pasca kepergian Luis Suarez ke Barcelona pada 2014 silam dibebani segundang ekspektasi namun gagal melakukan pembuktian diri.
Sempat sukses di Inggris bersama Manchester City, striker berjuluk Super Mario tersebut malah hanya bisa bertahan semusim sebelum dikembalikan ke AC Milan sebagai pinjaman.
Sepanjang 2014/2015 Balotelli hanya bisa menyarangkan empat gol dari 28 penampilan di semua ajang.
Akirnya pada musim panas 2016 silam eks Inter Milan ini dilego ke OGC Nice secara permanen karena tidak cocok dengan manajer Jurgen Klopp.
Sementara itu Mane justru berbanding terbalik. Datang dari Southampton pada 2017 silam dengan reputasi yang tak semapan Balotelli, ia justru dengan cepat menyesuaikan diri.
Kini penyerang sayap asal Senegal itu malah jadi pilar utama baris depan Merseyside Merah bersama Mo Salah dan Roberto Firmino.
Total 74 laga dan 35 gol sudah dikumpulkan Mane dalam balutan seragam merahnya. Ia kini bahkan sudah diserahi jersey bernomor punggung 10 yang sebelumnya dikenakan oleh Philippe Coutinho dan Luis Garcia.
“Mungkin Shaqiri bukanlah pemain yang sepenuhnya masuk kategori kesukaan Klopp namun ia begitu luar biasa.
Ia bisa membuat gol, assist, dan bahkan mengatur pemainan lewat bola mati. Banyak kejutan yang disimpannya,” papar Thompson pada Sky Sports.
“Sekarang dia ada di klub yang lebih besar ketimbang Stoke. Beban dan tanggung jawab di Liverpool akan lebih besar.
Harga Shaqiri yang cuma 13 juta Poundsterling itu murah dan aku harap ia bisa bersinar,”
“Namun ia bisa saja jadi transfer ala Balotelli lain. Mungkin juga Mane. Untuk sukses Shaqiri butuh mengerti apa yang Klopp mau,” pungkasnya kemudian.
Shaqiri sendiri saat mengikuti pramusim perdananya di Liverpool menunjukkan prospek yang cerah.
Mantan penggawa FC Basel dan Bayern Munchen ini langsung mendapatkan gol dalam debut tak resminya melawan Manchester United di ajang International Champions Cup.
Di pekan perdana Premier League Si Merah yang jatuh pada Minggu (12/8) kemarin kontra West Ham United ia bahkan juga langsung dimainkan.
Meski hanya sebagai cameo di menit-menit akhir namun setidaknya Liverpool menang besar 4-0.
Sumber


