Bintang Baru Ini sangat Berbahaya di Bundesliga

Bintang Baru Ini sangat Berbahaya di Bundesliga

Bundesliga musim 2018/2019 dimulai pada Sabtu (25/8) dini hari WIB, ketika juara bertahan Bayern Munich akan membuka kompetisi dengan menjamu Hoffenheim di Allianz Arena, Munich.



Namun, Bayern bukanlah fokus utama untuk kompetisi baru ini. Semua rival telah memperkuat pasukan untuk mematahkan dominasi The Bavarians. Berikut enam pemain baru yang memiliki potensi berbahaya sepanjang musim ini.

Axel Witsel
(Belgia/Borussia Dortmund, 29 tahun)
Setelah membantu Belgia finis di urutan ketiga Piala Dunia 2018, Witsel diharapkan berperan besar bagi Dortmund sejak ia didatangkan dari klub Liga China Tianjin Quanjian seharga 20 juta euro (Rp 338 miliar).

Sang gelandang turun dari bangku cadangan dan mencetak gol penyeimbang di DFB Pokal melawan Greuther Fuerth sebelum kapten Marco Reus mencetak gol kemenangan 2-1 di masa injury time. Namun, setelah bermain di Liga Belgia, Portugal, Rusia, dan China, bagaimana Witsel akan menghadapi Bundesliga yang lebih tangguh secara fisik?

Davy Klaassen
(Belanda/Werder Bremen, 25 tahun)
Setelah membuat debutnya di Liga Champions bersama Ajax di usianya yang ke-18, Klaassen bergabung dengan Werder Bremen menyusul penampilan mengecewakan bersama Everton musim lalu.

Bremen menggelontorkan dana sebesar 13,5 juta euro (Rp 228 miliar) untuk mendapatkan sang gelandang serang yang pernah dikagumi legenda Belanda Johann Cruyff. "Anda harus memiliki posisi kuat, kontrol bola bagus, dan teknik untuk mengatasi kecepatan lini tengah. Xavi, Toni Kroos, dan Davy Klaassen dapat melakukan itu," kata Cruyff pada 2014 silam.

Alassane Plea
(Prancis/Borussia Moenchengladbach, 25 tahun)
Ia menunjukkan diri memiliki ketajaman menakutkan saat membuat hattrick dalam laga debut kompetitif pada Minggu (19/8) lalu, ketika Gladbach menang telak 11-1 atas tim kasta kelima Hastedt di putaran pertama DFB Pokal.

Dibeli dengan harga 23 juta euro (Rp 388 miliar), Plea menjadi pemain termahal dalam sejarah klub. Ia bergabung dengan Gladbach setelah mencetak 44 gol dan memberikan lebih dari 23 assist dalam 135 pertandingan untuk Nice.

Paulinho
(Brasil/Bayer Leverkusen, 18 tahun)
Ia bukan Paulinho (30) yang dipinjamkan Barcelona ke klub China Guangzhou Evergrande. Paulinho milik Leverkusen masih berusia 18 tahun, dan baru saja dibeli dari Vasco da Gama dengan harga 18,5 juta euro (Rp 312 miliar).

Winger remaja Brasil ini dianggap sebagai pemain masa depan oleh Direktur Leverkusen Rudi Voeller. "Ia tidak terlihat sebagai pemain yang memainkan sepak bola remaja," kata Voeller. "Ia sangat percaya diri dan selalu ingin membawa bola untuk menunjukkan kemampuannya."

Kasim Adams Nuhu
(Ghana/Hoffenheim, 23 tahun)
Bek internasional Ghana ini memenangkan Liga Swiss bersama Young Boys Bern musim lalu, setelah dua musim berstatus pemain Real Mallorca. Dengan tinggi 1,90 meter, ia merupakan pemain solid dan memiliki sundulan kuat. Ia direkrut dengan harga 8 juta euro (Rp 135 miliar), dan Hoffenheim berharap ia bisa menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan ketika mereka membuat debut di Liga Champions musim 2018/19.


Matheus Cunha
(Brasil/RB Leipzig, 19 tahun)
Leipzig menemukan satu lagi talenta muda yang menarik. Remaja berusia 19 tahun itu mencetak 10 gol dan menyumbangkan delapan assist untuk klub Swiss FC Sion musim lalu. Sang striker Brasil bahkan sudah mengoleksi dua gol dari empat pertandingan kualifikasi Liga Europa musim ini.

Datang dengan harga 15 juta euro (Rp 253 miliar), pelatih RB Leipzig Ralf Rangnick menggambarkan Cunha sebagai "penyerang sangat menarik" dengan "perkembangan mengesankan" dalam beberapa bulan terakhir.


Sumber


Contact Us

Name

Email *

Message *

Categories

Powered by Blogger.

Arsip Blog