Atletico Untung, Milan Bingung

Atletico Untung, Milan Bingung

MILAN - Tidak selamanya meminjam pemain dengan menggunakan fitur obligasi permanen menguntungkan. Tidak percaya? Tengok Nikola Kalinic.



Kemarin, setelah lolos tes medis, dia resmi menjadi striker anyar Atletico Madrid. Kalinic dibeli dari AC Milan dengan harga sekitar EUR 15 juta (Rp250,9 miliar).

Bagi Los Rojiblancos, deal tersebut sangat menguntungkan mereka. Salah satu faktornya, harga kesepakatan untuk transfer striker 30 tahun itu bisa dicicil selama tiga musim.

Kalinic sudah mendarat di Madrid pagi ini (kemarin, Red). Dia akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun'' tulis Sky Sports.

Sebaliknya, transfer tersebut membuat Milan merugi EUR 10 juta (Rp167,2 miliar).

Lho kok bisa? Itu karena Rossoneri memakai formula peminjaman dengan obligasi pembelian permanen musim ini seharga EUR 20 juta (Rp334,4 miliar).

Nah, saat melakukan peminjaman musim lalu, Milan sudah menyetor EUR 5 juta (Rp83,6 miliar).

Total, biaya yang harus dikeluarkan Milan untuk membeli Kalinic adalah EUR 25 juta (Rp418 miliar).

Sekarang, Atleti malah bisa mempermanenkan eks striker Fiorentina itu dengan biaya EUR 15 juta saja.

Milan memang tidak bisa berharap Atleti membeli Kalinic dengan harga seperti saat mereka memboyongnya dari La Viola.

Sebab, performa Kalinic musim lalu memang flop. Dari 41 pertandingan di semua ajang, dia hanya mencetak 6 gol.

Hal itu diperparah dengan ulahnya selama membela timnas Kroasia di Piala Dunia lalu.

Kalinic berulah dengan tidak bersedia dimainkan menjelang akhir laga melawan Nigeria pada penyisihan grup.

Pelatih Vatreni Zlatko Dalic sampai memulangkan Kalinic lantaran aksi konyolnya itu.

Belum lagi, Milan juga membutuhkan dana segar pasca peminjaman Gonzalo Higuain dari Juventus yang memakan EUR 18 juta (Rp300,9 miliar). (io/bas/jpg).

Sumber


Contact Us

Name

Email *

Message *

Categories

Powered by Blogger.

Arsip Blog